Kamis, 16 Januari 2014




NAMA      : Kasmawati
NIM         : AKS.3 .13 .080
KELAS    : B. 13

KImia analitik (tugas 3)
1.     Urutkan tingkat ketelitian dari tiap-tiap alat berikut :
a.     Pipet  volume , pipet skala , pipet tetes, mikro pipet.
b.     Beaker glass , gelas ukur , labu ukur .
c.      Neraca ohous lengan 1, neraca digital analitik x,xx , neraca x,xxxx
2.     Tuliskan fungsi dan gambar alat soal no 1 di atas

Jawab:
1)      PIPET VOLUM
Sebuah tabung kaca lulus digunakan untuk mengukur kuantitas sebuah solusi; tabung terbuka di bagian atas dan bawah, dan sedikit vakum (hisap) di atas menarik cairan ke bagian dikalibrasi; melanggar vakum memungkinkan cairan untuk meninggalkan tabung.Memindahkan cairan dengan teliti.

2)      PIPET SKALA
Adalah alat yang terbuat dari gelas, berbentuk seperti gambar disamping. Pipet ini memiliki skala. Digunakan untuk mengambil larutan dengan volume tertentu. Gunakan bulp atau pipet pump untuk menyedot larutan, jangan dihisap dengan mulut.Memindahkan cairan tapi kurang teliti.

3)      PIPET TETES
Pipet tetes merupakan alat yang cukup sederhana yang biasanya digunakan dilaboratorium, berbentuk seperti tabung kecil yang ujung bawahnya meruncing dan terbuatdari kaca atau plastik, tetapi ujung atasnya berdiameter sama dengan badan pipet dantertutup oleh karet yang biasanya berbentuk seperti balon kecil. Pipet tetes lebih menitikberatkan pada prinsip penerapan tekanan udara di dalam tabung yang besarnya bisa diaturdengan seberapa kuat kita memencet karet pada ujung atas pipet. Agar cairan dapatmasuk kedalam badan tabung pipet tetes, kita harus memperkecil tekanan didalam badanpipet dengan memencet terlebih dahulu karet pada ujung pipet sebelum memasukan ujungbawahnya yang berdiameter lebih kecil kedalam cairan, setelah terpencet baru kitacelupkan sebagian ujung pipet dan tekanan yang kita berikan pada karet di ujung atas tadibisa kita lepaskan agar cairannya dapat masuk kedalam badan pipet. Jika kita inginmengeluarkan cairan tersebut, kita perbesar tekanan didalam badan tabung denganmemencet karet di ujung atas tadi, satu pencetan sama dengan satu tetes.Kegunaan : Kegunaan pipet tetes sendiri adalah untuk memindahkan cairan dari tempat satu ketempat yang lain dalam skala yang relatif kecil, hanya dalam ukuran tetes saja, tetapi tanpamerusak larutan lain. Yang saya maksut dengan merusak larutan lain adalahmengkontaminasikan larutan satu dengan larutan lain, jadi penggunaan pipet tetes sendi juga harus benar dan pipet tetes harus selalu dijaga kebersihannya.

4)      MIKRO PIPET
Mikropipet adalah alat untuk memindahkan cairan yang bervolume cukup kecil, biasanya kurang dari 1000 µl. Banyak pilihan kapasitas dalam mikropipet, misalnya mikropipet yang dapat diatur volume pengambilannya (adjustable volume pipette) antara 1µl sampai 20 µl, atau mikropipet yang tidak bisa diatur volumenya, hanya tersedia satu pilihan volume (fixed volume pipette) misalnya mikropipet 5 µl. dalam penggunaannya, mukropipet memerlukan tip.
a)      LABU UKUR
Labu Ukur adalah sebuah perangkat yang memiliki kapasitas antara 5 mL sampai 5 L dan biasanya instrumen ini digunakan untuk mengencerkan zat tertentu hingga batas leher labu ukur. Alat ini biasanya digunakan untuk mendapatkan larutan zat tertentu yang nantinya hanya digunakan dalam ukuran yang terbatas hanya sebagai sampel dengan menggunakan pipet. Dalam sistem pengenceran, untuk zat yang tidak berwarna, penambahan aquadest sampai menunjukkan garis meniskus berada di leher labu. Untuk zat yang berwarna, penambahan aquadets hingga dasar meniskus yang menyentuh leher labu ( meniskus berada di atas garis leher ).

b)      GLASS UKUR
Dalam Dunia pendidikan Gelas Ukur merupakan salah satu alat penting khususnya dalam jurusan IPA. Gelas ukur merupakan suatu alat yang di gunakan untuk mengukur volume larutan yang bentuknya seperti corong ataupun gelas yang mempunyai ukuran volume mililiter yang berfariasi.
Penggunaan gelas ukur di sesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Bentuk gelas ukur bermacam - macam ada yang besar ada juga yang keci. Fungsi gelas ukur adalah menghitung larutan kimia yang tinggi dalam jumlah tertentu.selain untuk mengukur volume zat kimia dalam bentuk cair. Alat ini juga mempunyai skala, tersedia bermacam-macam ukuran.dimulai dari 10 mL sampai 2 L. Tidak boleh digunakan untuk mengukur larutan/pelarut dalam kondisi panas. Perhatikan meniscus pada saat pembacaan skala

c)      BEAKER GLASS
Gelas kimia atau beker adalah  tempat untuk melarutkan zat yang tidak butuh ketelitian tinggi, misalnya pereaksi/reagen untuk analisis kimia kualitatif atau untuk pembuatan larutan standar sekunder pada analisis titrimetri/volumetri. Terdapat berbagai ukuran mulai dari 25 mL sampai 5 Liter. jadi tidak cocok untuk pembuatan larutan yang perlu ketelitian tinggi (secara kuantitatif).Beker dapat terbuat dari kaca (umumnya kaca borosilikat ataupun dari plastik. Beker yang digunakan untuk menampung zat kimia yang korosif seperti asam atau zat-zat lainnya yang sangat reaktif biasanya terbuat dari PTFE ataupun bahan-bahan yang reaktivitasnya rendah.
 

3.     Tentukan jumlah sat dalam larutan berikut
a.     Etanol 30% 500ml
b.     KOH 2% 250 ML
c.      Ba(OH ) 2 2m 100 ml
d.     CaCl2 3N 0,5 ml

a)      Etanol 30% 500 ml
Jawab:
Gram  = %100 × v
= 30/100 × 500
= 150 gram
b)     KOH 2% 250 ml
Jawab:
Gram  = %100 × v
= 2/100 × 250
= 5 gram
c)      Ba(OH)2 2 M dalam 100 ml
Jawab:
M = mol =  grammr
          L             L
            2 =  x170
           0,1
     x170 = 0,1 x 2
            x = 0,1 x 2 x 170
      gram = 34

d)     CaCl 3N dalam 0,5 liter
Jawab:
N = gram(mra)
               L   
 3 = x (751)
            0,5
X = 75 x 0,5 x 3
                = 112,5 gram












Tidak ada komentar:

Posting Komentar