NAMA : Kasmawati
NIM : AKS.3 .13 .080
KELAS : B. 13
KImia analitik (tugas 3)
1. Urutkan
tingkat ketelitian dari tiap-tiap alat berikut :
a. Pipet volume , pipet skala , pipet tetes, mikro
pipet.
b. Beaker
glass , gelas ukur , labu ukur .
c. Neraca
ohous lengan 1, neraca digital analitik x,xx , neraca x,xxxx
2. Tuliskan
fungsi dan gambar alat soal no 1 di atas
Jawab:
1)
PIPET VOLUM
Sebuah tabung kaca
lulus digunakan untuk mengukur kuantitas sebuah solusi; tabung terbuka di
bagian atas dan bawah, dan sedikit vakum (hisap) di atas menarik cairan ke
bagian dikalibrasi; melanggar vakum memungkinkan cairan untuk meninggalkan
tabung.Memindahkan cairan dengan teliti.
2)
PIPET SKALA
Adalah alat yang
terbuat dari gelas, berbentuk seperti gambar disamping. Pipet ini memiliki
skala. Digunakan untuk mengambil larutan dengan volume tertentu. Gunakan bulp
atau pipet pump untuk menyedot larutan, jangan dihisap dengan mulut.Memindahkan
cairan tapi kurang teliti.
3)
PIPET TETES
Pipet tetes merupakan
alat yang cukup sederhana yang biasanya digunakan dilaboratorium, berbentuk
seperti tabung kecil yang ujung bawahnya meruncing dan terbuatdari kaca atau
plastik, tetapi ujung atasnya berdiameter sama dengan badan pipet dantertutup
oleh karet yang biasanya berbentuk seperti balon kecil. Pipet tetes lebih
menitikberatkan pada prinsip penerapan tekanan udara di dalam tabung yang
besarnya bisa diaturdengan seberapa kuat kita memencet karet pada ujung atas
pipet. Agar cairan dapatmasuk kedalam badan tabung pipet tetes, kita harus
memperkecil tekanan didalam badanpipet dengan memencet terlebih dahulu karet
pada ujung pipet sebelum memasukan ujungbawahnya yang berdiameter lebih kecil
kedalam cairan, setelah terpencet baru kitacelupkan sebagian ujung pipet dan
tekanan yang kita berikan pada karet di ujung atas tadibisa kita lepaskan agar
cairannya dapat masuk kedalam badan pipet. Jika kita inginmengeluarkan cairan
tersebut, kita perbesar tekanan didalam badan tabung denganmemencet karet di
ujung atas tadi, satu pencetan sama dengan satu tetes.Kegunaan : Kegunaan pipet
tetes sendiri adalah untuk memindahkan cairan dari tempat satu ketempat yang
lain dalam skala yang relatif kecil, hanya dalam ukuran tetes saja, tetapi
tanpamerusak larutan lain. Yang saya maksut dengan merusak larutan lain
adalahmengkontaminasikan larutan satu dengan larutan lain, jadi penggunaan
pipet tetes sendi juga harus benar dan pipet tetes harus selalu dijaga
kebersihannya.
4)
MIKRO PIPET
Mikropipet adalah alat
untuk memindahkan cairan yang bervolume cukup kecil, biasanya kurang dari 1000
µl. Banyak pilihan kapasitas dalam mikropipet, misalnya mikropipet yang dapat
diatur volume pengambilannya (adjustable volume pipette) antara 1µl sampai 20
µl, atau mikropipet yang tidak bisa diatur volumenya, hanya tersedia satu
pilihan volume (fixed volume pipette) misalnya mikropipet 5 µl. dalam
penggunaannya, mukropipet memerlukan tip.
a)
LABU UKUR
Labu Ukur adalah sebuah
perangkat yang memiliki kapasitas antara 5 mL sampai 5 L dan biasanya instrumen
ini digunakan untuk mengencerkan zat tertentu hingga batas leher labu ukur.
Alat ini biasanya digunakan untuk mendapatkan larutan zat tertentu yang
nantinya hanya digunakan dalam ukuran yang terbatas hanya sebagai sampel dengan
menggunakan pipet. Dalam sistem pengenceran, untuk zat yang tidak berwarna,
penambahan aquadest sampai menunjukkan garis meniskus berada di leher labu.
Untuk zat yang berwarna, penambahan aquadets hingga dasar meniskus yang
menyentuh leher labu ( meniskus berada di atas garis leher ).
b)
GLASS UKUR
Dalam Dunia pendidikan
Gelas Ukur merupakan salah satu alat penting khususnya dalam jurusan IPA. Gelas
ukur merupakan suatu alat yang di gunakan untuk mengukur volume larutan yang
bentuknya seperti corong ataupun gelas yang mempunyai ukuran volume mililiter
yang berfariasi.
Penggunaan gelas ukur di sesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Bentuk gelas ukur bermacam - macam ada yang besar ada juga yang keci. Fungsi gelas ukur adalah menghitung larutan kimia yang tinggi dalam jumlah tertentu.selain untuk mengukur volume zat kimia dalam bentuk cair. Alat ini juga mempunyai skala, tersedia bermacam-macam ukuran.dimulai dari 10 mL sampai 2 L. Tidak boleh digunakan untuk mengukur larutan/pelarut dalam kondisi panas. Perhatikan meniscus pada saat pembacaan skala
Penggunaan gelas ukur di sesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Bentuk gelas ukur bermacam - macam ada yang besar ada juga yang keci. Fungsi gelas ukur adalah menghitung larutan kimia yang tinggi dalam jumlah tertentu.selain untuk mengukur volume zat kimia dalam bentuk cair. Alat ini juga mempunyai skala, tersedia bermacam-macam ukuran.dimulai dari 10 mL sampai 2 L. Tidak boleh digunakan untuk mengukur larutan/pelarut dalam kondisi panas. Perhatikan meniscus pada saat pembacaan skala
c)
BEAKER GLASS
Gelas kimia atau beker
adalah tempat untuk melarutkan zat yang tidak butuh ketelitian tinggi,
misalnya pereaksi/reagen untuk analisis kimia kualitatif atau untuk pembuatan
larutan standar sekunder pada analisis titrimetri/volumetri. Terdapat berbagai
ukuran mulai dari 25 mL sampai 5 Liter. jadi tidak cocok untuk pembuatan
larutan yang perlu ketelitian tinggi (secara kuantitatif).Beker dapat terbuat
dari kaca (umumnya kaca borosilikat ataupun dari plastik. Beker yang digunakan
untuk menampung zat kimia yang korosif seperti asam atau zat-zat lainnya yang
sangat reaktif biasanya terbuat dari PTFE ataupun bahan-bahan yang
reaktivitasnya rendah.
3. Tentukan
jumlah sat dalam larutan berikut
a. Etanol
30% 500ml
b. KOH
2% 250 ML
c. Ba(OH
) 2 2m 100 ml
a) Etanol 30% 500 ml
Jawab:
Gram = % ∕100 × v
= 30/100 ×
500
= 150 gram
b)
KOH
2% 250 ml
Jawab:
Gram = % ∕100 × v
= 2/100 ×
250
= 5 gram
c) Ba(OH)2 2 M dalam 100 ml
Jawab:
M
= mol = gram ∕mr
L L
2
= x ∕170
0,1
x ∕170 = 0,1 x 2
x = 0,1 x 2 x 170
gram = 34
d)
CaCl
3N dalam 0,5 liter
Jawab:
N = gram(mr ∕a)
L
3 = x (75 ∕1)
0,5
X = 75 x 0,5 x 3
= 112,5 gram
Tidak ada komentar:
Posting Komentar